Prosedur Pembuatan Paspor RI (Ikuti langkahnya dengan TELITI)!

Apabila memiliki budget yang terbatas, sehingga harus mengurus sendiri passport untuk keluar negeri—you don’t have to worry! Harganya murah dan caranya sangat mudah! Here’s how…

1. Registrasi Online (via website Imigrasi RI)

Seiring perkembangan zaman, tentunya registrasi paspor pun sudah bisa dilakukan secara online. Registrasi online sangat mudah dilakukan, cukup buka websitenya dan isi data diri dengan lengkap, kemudian dokumen di scan dan di upload ke website tersebut.

Petunjuk lengkap pembuatan passport RI secara online bisa di download disini. Registrasi dapat dilakukan melalui website Imigrasi RI. Silahkan ikuti langkah-langkahnya sesuai petunjuk tadi, kemudian datang ke kantor Imigrasi terdekat.

2. Registrasi Manual.

Pengisian data secara manual bisa dilakukan dengan cara berikut :

1) Beli Map dan Formulir pendaftaran di koperasi kantor Imigrasi terdekat. Satu map biasanya dihargai Rp. 5000,-. Isi formulir tersebut dengan lengkap, lalu kumpulkan dan fotocopy dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dokumen yang dibutuhkan adalah :

  • KTP(wajib ada untuk pemohon berumur di atas 17 tahun).
  • KK (Kartu Keluarga).
  • Akta Kelahiran / Ijazah / Surat Nikah (sebaiknya Akta Kelahiran, tapi apabila tidak ada maka bisa diwakili dokumen Ijazah / Surat Nikah. Untuk pembuatan passport anak, wajib membawa akta pernikahan orangtuanya).
  • Surat Rekomendasi Passport dari Kantor / Kampus (dokumen ini sifatnya tidak wajib, biasanya diperlukan apabila perjalanan keluar negeri adalah tugas kantor / acara kampus. Tapi demi berjaga-jaga, mungkin sebaiknya meminta Surat Rekomendasi dari kantor. Supaya pihak imigrasi tidak mempersulit pembuatan passport. Untuk mahasiswa bisa juga dibuktikan dengan fotocopy kartu mahasiswa).
  • Surat Kuasa Pembuatan Passport (dibutuhkan apabila saat pendaftaran diwakili oleh orang lain yang tidak satu KK / Kartu Keluarga).
  • Paspor Lama (dibutuhkan apabila statusnya memperpanjang paspor lama).
  • Surat Keterangan Hilang Polisi (apabila passport lama hilang, dan sedang proses pembuatan paspor  pengganti).

2) Setelah mengisi formulir secara lengkap dan meng-copy semua dokumen yang dibutuhkan, segera datang ke Kantor Imigrasi terdekat. Ambil nomor antrian, kemudian tunggu nomor antrian dipanggil oleh petugas Imigrasi di loket pendaftaran. Pastikan seluruh dokumen asli dibawa pada saat pendaftaran ini.

3) Setelah petugas mengecek kelengkapan dokumen, petugas akan memberikan satu lembar bukti penyerahan dokumen yang berisi juga tanggal dimana si pemohon di haruskan kembali ke kantor Imigrasi tersebut untuk melakukan pembayaran, foto, dan wawancara.

4) Pada tanggal yang ditentukan (biasanya 2 hari kerja setelah penyerahan dokumen), pemohon datang kembali ke kantor Imigrasi untuk mengambil nomor antrian pembayaran & foto. Biaya pembuatan passport adalah Rp. 255.000,-. Pada tahap ini, pastikan juga seluruh dokumen asli dibawa untuk di cek oleh petugas perihal kebenaran dokumen pada saat sesi wawancara.

5) Proses pengambilan Paspor yang telah jadi adalah 4 hari kerja setelah sesi foto & wawancara. Apabila saat pengambilan diwakilkan oleh orang lain, pastikan disertai dengan surat kuasa dengan materai & tanda tangan si pemilik paspor.

Seems so easy, right? Yep! Memang sebenarnya prosedurnya mudah kok. But, here’s some tips for you—supaya gak perlu repot bolak-balik dan antri ke kantor Imigrasi hanya karena kesalahan-kesalahan kecil. Check them out…

1. Pastikan seluruh dokumen di fotocopy pada kertas A4. Sekalipun itu fotocopy KTP (yang notabene kecil), jangan digunting! Pastikan juga satu lembar fotokopi adalah satu dokumen, jangan digabung-gabung.


(Contoh cara fotocopy KTP di kertas A4)

2. Fyi, dalam satu hari akan ada ratusan permohonan pembuatan paspor. Jadi, datanglah ke kantor Imigrasi sepagi mungkin untuk menghindari waktu tunggu yang terlalu lama. Nomor antrian sudah bisa diambil sejak pukul 6.30 pagi—sedangkan kantor Imigrasi dibuka pada jam 8 pagi. Penutupan pengambilan nomor antrian adalah jam 11 siang.

3. Pastikan dokumen yang dibawa sudah ditandatangani dengan lengkap. Misalkan Kartu Keluarga, pastikan dokumen tersebut sudah ditandatangani oleh kepala keluarga / ayah. Apabila ada dokumen belum di tandatangani, maka pemohon diminta kembali keesokkan harinya hanya untuk melengkapi tanda tangan yang kurang.

4. Pastikan membawa seluruh dokumen asli pada saat penyerahan dokumen dan sesi foto. It’s a must!

5. Cek dengan teliti seluruh data yang ditunjukkan oleh petugas Imigrasi saat sesi wawancara dan saat pengambilan paspor. Nama, alamat, dan seluruh data yang ada—bahkan jenis kelamin! Fyi, mereka suka salah input! Perempuan ditulisnya Laki-laki, atau malah sebaliknya (based on pengalaman pribadi nih, hehee..)

Well, that’s all I can share. Hope it helps! Untuk wisatawan yang mau ke luar Asia Tenggara, jangan lupa urus VISA-nya juga, yah! Happy Holiday… :D

4 thoughts on “Prosedur Pembuatan Paspor RI (Ikuti langkahnya dengan TELITI)!

  1. Cuma mau nambahin, yg kamu bilang dokumen yg asli harus bawa pas pengumpulan dokumen gak wajib kok, bila ngisi formulir & persiapannya dirumah, cukup fotocopyannya aja yg dibawa itupun cuma selembar2 aja fotocopynya. Oiya ada juga program dinas imigrasi regional 5 wilayah DKI Jakarta yaitu layanan antar kerumah tetapi tentu ada syaratnya, dan sampai kerumah & tidak ada tambahan utk biaya antar kerumah (GRATIS). Utk wilayah sekitar jakarta diusahakan program ini bisa dilaksanakan ditahun 2015an :D

    • Iya sih sayang, kadang emang gak diperiksa pas pengumpulan. Tapi kan kadang2 diperiksa juga tuh dokumen aslinya. Kita aja KK aslinya diperiksa kan. Terus inget gak waktu kita foto, si petugas bikin pengumumam, “Buat anda yang ingin mengumpulkan formulir dan dokumen fotocopy, diwajibkan membawa dokumen aslinya saat pengumpulan. Bagi yang tidak membawa, silahkan pulang lagi, kami tunggu sampai jam 4 sore.” Begituu.. Jadi, prepare for the worst lah! Daripada bolak-balik ke Imigrasi gara2 dikerjain petugas. :D

    • Hi, Dessy. Dokumen asli apa ya yang harus menginap? Soalnya waktu aku buat Passport di kantor imigrasi Jakarta Selatan awal tahun 2012, dokumen asli hanya dilihat untuk dicocokkan, gak pake menginap tuh.

Write It here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s