Mirisnya Ke(tidak)bijakkan Ala Pemerintah Indonesia!

Semrawutnya kondisi jalanan kota Jakarta tentunya memusingkan warganya yang setiap hari sibuk beraktifitas di kota metropolitan ini. Pemerintah seperti kehabisan akal untuk mengatasi kemacetan di Jakarta—sehingga solusi yang dibuat hanya menaikkan ini dan menaikkan itu! Apakah benar-benar efektif akan mengurangi pengguna kendaraan pribadi? Coba pikir lagi!

Kebijakkan 1 : Mobil Pribadi Dilarang Pakai Premium.

Pemerintah sudah memastikan 1 April 2012 nanti kebijakan pengetatan subsidi akan diberlakukan, salah satunya yakni dilarangnya mobil pribadi menggunakan premium atau BBM subsidi. Kebijakan ini akan diterapkan secara bertahap, pertama untuk di Jakarta dahulu, kemudian menyusul Jabodetabek, Jawa dan Bali menyusul secara Nasional”. (dikutip dari detiknews.com)

Begitu mendengar tentang kabar ini, yang pertama kali terlintas di benakku adalah ternyata janji mengenai pajak yang “Dari Rakyat-Untuk Rakyat” itu hanya omong kosong ya?! Jangan salahkan banyaknya warga yang menggunakan kendaraan roda empat dong! Salahkan kenapa warga tidak disediakan sarana transportasi umum yang layak!

1) Kereta Api Indonesia (KAI).

Lihat saja gambar di atas, betapa kacaunya sistem transportasi yang satu ini. Lalu bagaimana dengan wancana pembangunan Mass Rapid Transit di Jakarta? Sayangnya wancana ini sepertinya tidak di garap secara serius oleh pemerintah. Beritanya pernah ada, tapi sekarang entahlah. Pemerintah nampaknya lebih tertarik menaikkan ini-itu dibandingkan serius menggarap MRT ini. So pathetic!

2) Bus TransJakarta.

Siapa yang tahan sama penuh sesaknya bus TransJakarta pada saat jam berangkat dan pulang kerja?! Punya jalur sendiri tapi entah kenapa waktu tunggu bus nya tetap saja lama! Rawan pelecehan, copet, dan karena maintanance yang kurang—seringkali unit bus nya berasap bahkan meledak. Tanya kenapa?

3) Kopaja / Bus Umum.

Rasanya gak perlu dibahas panjang kenapa umumnya orang-orang kantoran malas menggunakan transportasi umum yang satu ini. Sudah penuh sesak, kondisi unit bus tidak layak, tingkat kejahatannya pun lebih tinggi.

4) Mobil Angkutan Umum (Angkot).

Maraknya perkosaan di Angkot mau tidak mau menjadi hal yang menakutkan bagi para wanita. Sehingga angkutan umum yang dulunya dianggap paling nyaman, kini menjadi angkutan umum yang tidak kalah mengerikan. Ditambah lagi copet yang juga semakin sering mengintai di Angkot. Jangan heran dong kenapa banyak wanita sekarang beralih ke kendaraan pribadi?!

Kebijakkan 2 : Tarif parkir naik 400 %!

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan tarif parkir di tahun 2012 naik 400 persen. Saat ini, usulan itu tengah dibahas di DPRD DKI Jakarta bersamaan dengan revisi Perda No 5 Tahun 2009 tentang Perparkiran”. (dikutip dari detiknews.com)

Berita ini bisa dibilang salah satu kebijakkan yang paling menguras emosi jiwa (hahaaa.. bahasanya :p). Tarif parkir mobil sekarang Rp. 2000 / jam, motor Rp. 1.000 / jam, lantas naik 4x lipat? Woowww.. Kejam banget! Coba sekarang hitung tarif seandainya warga butuh hiburan ke mal untuk sekedar nonton bioskop dan makan siang..

Durasi Film : Kira-Kira 2 jam. Makan : 1 jam (asumsi sama ngobrol-ngobrolnya yahh). Belanja : 1 jam (eehhh ini cukup gak sih? :p). Jadi, total = 4 jam.

Seandainya bawa mobil yang tarif parkir dinaikkan jadi Rp. 8000 / jam, jadi untuk parkir saja Rp. 32.000,-. Oalaaahhhh… kejamnya negeri ini! Sementara ruang-ruang terbuka hijau untuk masyarakat hangout dan bersosialisasi di Jakarta masih sangat minim jumlahnya dan fasilitaspun kurang memadai. Jadi warga harus kemana kalau butuh refreshing?!😦

Kebijakkan 3 : Wancana Pemberlakuan Electronic Road Pricing (ERP).

ERP akan diberlakukan di jalur 3 in 1 untuk menggantikan sistem itu. Jalur yang akan menggunakan ERP adalah Jl Hayam Wuruk, Jl MH Thamrin-Jl Jenderal Sudirman, Jl Sisingamangaraja serta di Jl Rasuna Said, Kuningan. ERP diberlakukan pada pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.30-19.30 WIB. Sejauh ini kajian sementara dari DKI Jakarta, tarif ERP Rp 6.500 hingga Rp 21.000. Ditlantas Polda Metro Jaya mengusulkan tarif untuk Electronic Road Pricing (ERP) berkisar pada angka Rp 100 ribu (dikutip dari detiknews.com).

(Sistem ERP di Singapura)

Kebijakkan ini adalah kebijakkan yang gak kalah anehnya. Kenapa aneh? Jadi begini.. ceritanya nih pemerintah mau meniru sistem ERP Singapore. Menurutku sih belum pantaslah! Wajar Singapore berani mematok harga tinggi pada ERP, transportasi umum mereka sangat layak kok! Sehingga warga mereka memang umumnya menggunakan kendaraan pribadi hanya pada weekend saja. Kalau Indonesia apa?! Kendaraan umum tidak layak, kendaraan pribadi dipersulit. *sigghh*!!

Kebijakkan 4 : Tarif Tol (terus-menerus) Naik.

Setelah naiknya tarif tol, pelayanan bukannya membaik, seperti yang saya alami pada hari Rabu, 12 Oktober 2011 pukul 7.00 pagi, antrian masuk tol pondok Aren mengular sampai ke depan Gedung Permata akibat pintu gerbang tol sebelah kiri ditutup, begitu juga sore hari pada hari yang sama. Apakah pengelola tol sudah tidak mampu membayar petugas meskipun tarif tol sudah naik 25%?. (dikutip dari suarapembaca.detik.com)

Pernyataan apa sih yang keluar dari pengurus Jasa Marga setiap kali menaikkan tarif tol? “Meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Blaa..blaa..blaa..”. Nyatanya? Lihat saja cerita di atas! Pelayanan juga sama saja, macetnya sama saja, ehh—ada yang beda : pendapatan mereka meningkat! That’s it!

Setelah baca keempat ke(tidak)bijakkan di atas, coba yuk bandingkan sama berita yang satu ini…

Wow! Anggaran Kunker DPR 2011 Rp 251 M, Pada 2012 Diperkirakan Naik. Anggaran kunjungan kerja DPR untuk tahun 2012 kemungkinan anggaran ini meningkat drastis. Angka tersebut diperoleh seknas FITRA dari Kepres Nomor 26 Tahun 2010 tentang anggaran belanja DPR. Untuk anggaran tahun 2012 belum dikeluarkan kepres pada akhir tahun ini. Jadi setiap anggota dewan, akan menerima total anggaran sebesar Rp.449 juta per anggota per tahun”. (dikutip dari detiknews.com)

Sementara satu persatu subsidi untuk masyarakat ditekan—anggota Dewan terus jalan-jalan dong! Meningkat pula anggarannya. Seperti ada hasilnya saja! Masyarakat susah payah bekerja dan membayar pajak, hasilnya hanya untuk dinikmati para petinggi negara saja! Menyedihkan sekali negara ini!

__________________________

Kesimpulan

Egois rasanya pemerintah menaikkan ini-itu tanpa diimbangi dengan opsi-opsi untuk rakyatnya. Sah-sah saja sih kalau mau membuat keempat kebijakkan di atas, tapi… tolonglah sediakan dulu transportasi yang layak buat masyarakat. Seandainya ada pilihan transportasi umum yang layak, warga PASTI lebih memilih naik angkutan umum kok dibandingkan bawa kendaraan sendiri dan berhadapan setiap hari dengan kemacetan Jakarta! We just have no choice!

2 thoughts on “Mirisnya Ke(tidak)bijakkan Ala Pemerintah Indonesia!

  1. Pasti nulis ini terinspirasi jalan kekantor yang penuh sesak kemacetan😀 (dari rumahku tentunya)..😀 OIya ralat dikit, pengadaan MRT oleh pemerintah Jakarta sudah benar2 dihentikan, jadi struktur2 yang sudah terbangun hanya jadi perusak pemandangan dan tentunya lagi2 buang2 uang negara doang! iya DOANG!

    Betul banget apa yg kamu tulis ini, kenapa ya politik itu kejam! lagi2 para petinggi2 negara hanya mementingkan perut(pendapatan kantong sendirinya saja)nya saja.
    Berharap ada keajaiban, tiba2 semua para petinggi2 negara bisa lebih bijaksana, adil, menyejahterakan rakyat ini dengan sebaik-baiknya aamiin.

    Bagaimana gak kesel, coba bayangkan nasib rakyat, contoh pengusaha yang berpenghasilan 1Milyar ia harus mengeluarkan 300Juta (30%) untuk pajak dari keuntunggannya. Sementara kita tau uang pajak kita tidak bisa untuk kesejahteraan rakyat. kalau saja pajak kita bisa diibaratkan deposito kita kedepan seperti bisa untuk biaya transportasi gratis, pengobatan gratis, sekolah sampai perguruan tinggi gratis pasti kita akan rela sebagai rakyatnya🙂

  2. Akhirnyaaa.. km komentar jugaa.. hihiiii.. Pertama-tama sih kalo yang tentang MRT itu, bukan project MRT yang terbengkalai di Senayan itu, sekitar bulan April ada pembahasan tentang konsep baru MRT, sampe ada videonya segala lho, bagus deh konsepnya.Tapi sekarang ini entah kemana lajutan ceritanya. Ehh tapi inspirasi akibat jalan macet dari rumah kamu itu bener lho, sepanjang jalan kepikiran buat nulis ini. Hehehee :p Kalo yang serba gratis buat rakyat miskin itu terlaksana sih sepertinya agak mustahil mengingat pemerintah kelihatannya peduli sama perutnya sendiri! Sekolah-sekolah miskin yang udah bobrok aja mesti nunggu sampe “ROBOH” dulu baru dibenerin. Haduuhhh.. sampe kapan ya negara ini begini terus? Warga asing yang berkunjung kesini pasti paling berkesan sama macetnya deh,, Bikin stres soalnya! hahahaa😀

Write It here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s