Akhir Cerita Doraemon

Berbagai spekulasi tentang akhir cerita Doraemon banyak sekali beredar, tapi seperti apa sih akhir cerita Doraemon yang sebenarnya? Sebelum beralih ke akhir cerita, flashback sedikit yuk sama salah satu tokoh kartun paling legendaris ini.

Siapa yang tidak kenal dengan Doraemon? Sang robot kucing baik hati yang datang dari masa depan, dan selalu menjaga Nobita—seorang anak SD yang pemalas dan selalu diganggu oleh Giant & Suneo. Doraemon selalu berbaik hati menjaga Nobita yang diam-diam suka sama Shizuka. Well, walaupun sering bertengkar, mereka semua sebenarnya bersahabat kok.🙂

Lalu siapa sebenarnya pengarang jenius dibalik kesuksesan cerita fiksi yang dibuat sejak tahun 1969 ini? Fujiko Fujio adalah nama samaran duo mangaka dari Jepang, yaitu Fujimoto Hiroshi (lahir Takaoka, 1 Desember 1933–23 September 1996) dan Abiko Motoo (lahir di Himi, 10 Maret 1934). Pada tahun 1987, duo tersebut berpisah dan masing-masing kemudian dikenal sebagai Fujiko F. Fujio (Fujimoto Hiroshi) dan Fujiko Fujio (A) (Abiko Motoo).

(kiri : Fujimoto Hiroshi, kanan : Abiko Motoo)

Lalu bagaimana dengan ending / akhir cerita dari doraemon ini? Ketika duo Fujiko Fujio berpisah pada tahun 1987 dan sebelum Fujiko F. meninggal pada tahun 1996—ide akan akhir Doraemon yang resmi tidak pernah didiskusikan. Sebenarnya sih, apabila dibaca secara seksama seluruh komik doraemon, ada beberapa cerita yang mengisahkan dimana Doraemon memilih kembali pada masa depan—seperti yang terdapat pada akhir cerita di komik Doraemon nomor 6. Akan tetapi toh kemudian di komik nomor 7 Doraemon datang kembali ke Nobita.

Berhubung cerita resmi tentang akhir cerita Doraemon tidak pernah dibuat, maka sejak tahun 1980-an, banyak sekali bermunculan cerita dan spekulasi tentang akhir kisah Doraemon. Jadi, setiap akhir cerita yang beredar di masyarakat hanyalah karangan para fans semata (fans fiction). Berikut adalah 3 cerita yang paling banyak beredar.

1. Nobita menderita autisme dan semua karakter yang ada (termasuk Doraemon) hanyalah karakter fiksi dalam imajinasinya saja. Gagasan bahwa Nobita yang sakit dan sekarat membayangkan semua seri di tempat tidurnya untuk membantunya menghilangkan depresi dan rasa sakitnya membuat marah banyak fans. Banyak fans di Jepang protes di luar kantor utama penerbit dari seri setelah mengetahui tentang hal ini. Penerbit akhirnya mengeluarkan pernyataan publik bahwa cerita ini tidak benar / fans fiction semata.

2. Nobita jatuh dan kepalanya terbentur batu. Ia mengalami koma. Untuk mendapatkan uang operasi agar Nobita selamat, Doraemon menjual seluruh peralatannya di kantong ajaibnya. Sayangnya, operasi tersebut gagal. Doraemon menjual semua peralatannya kecuali satu alat yang ia gunakan untuk memperbolehkan Nobita pergi kemanapun ia mau. Pada akhirnya, Nobita ingin pergi ke surga.

3. Fans Fiction ketiga ini bisa dibilang salah satu cerita Doraemon dengan ending terbaik dan paling digemari oleh para fans Doraemon. Pengarangnya adalah Nobuo Sato. Mau tau seperti apa ceritanya? Take a look!🙂

(Sumber Komik : Klik disini)

Sebenarnya, awal mula aku tertarik mencari tahu tentang ending komik doraemon adalah gara-gara mendengar cerita dari… hmmm.. entah siapa lupa🙂, bahwa komik Doraemon berakhir dengan cerita seperti fans fiction yang aku bahas pertama diatas (coba deh baca ending dimana Nobita depresi dan ternyata si Doraemon itu cuma imajinasinya saja). OMG! Siapa juga yang nggak kesel begitu dengar sebegitu anehnya ending dari salah satu kartun favoritku! Tapi syukurlah kalau ternyata cerita tadi hanya imajinasi fans saja.

Well, memang sebenarnya para fans tidak butuh-butuh banget kok ending dari kisah Doraemon. Soalnya sampai masa anak cucu nanti pun, Doraemon akan tetap popular dan di gemari oleh setiap generasi. Mungkin suatu saat nanti hak ciptanya akan di teruskan orang lain? We’ll never know, right?!

Love you, Doraemon! Thanks for being a part of my childhood😀

2 thoughts on “Akhir Cerita Doraemon

  1. Aku tau nih kenapa tiba2 nulis tentang ending Doraemon, pasti yg waktu dirumah tante Iit kemaren, kan aku tammy n abang ngebahas ending ini. Yang bener tuh endingnya bahwa Nobita terbangun dari tidurnya dan ia sadar bahwa semuanya hanya MIMPI. Ternyata semua episode yg waktu kita kecil dulu itu hanya mimpinya Nobita. Huh menyebalkan ternyata seperti ini. Sama aja kaya film Banyu Biru yg semua cerita hanya mimpi belaka sayang, hahahaha😛

  2. Iyaa,, tapi kan ternyata cerita tentangNobita yang sakit keras dan menghayalkan Doraemon itu cuma cerita karangan Fansnya aja.. Jadi gak ada tuh ending dari cerita Doraemon yang dirilis secara resmi sama pengarangnya. Jadi doraemon dan nobita memang bersahabat, bukannya cuma mimpi. Yeaaayyyy😀

Write It here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s