How to deal with Pregnant Woman

Selama ini kebanyakkan orang taunya bahwa hal yang berat dari kehamilan adalah saat melahirkannya, TITIK. Padahal proses dari awal hamil sampai melahirkanbahkan sesudahnya bukan hal yang mudah untuk dijalani. Mulai dari mual-mual yang bikin ga nafsu makan, muntah, pusing, bahkan kram. Belum lagi di trimester akhir kehamilan dimana perut udah semakin besar, yang seringkali bikin punggung sakit seharian, kaki makin gampang kram & bengkak, pegal-pegal hampir semua badan, bahkan tidur juga sudah makin sulit karena  perut yang besar itu. Ditambah beban psikologis karena berbagai macam kekhawatiran yang seringkali mengganggu pikiran wanita hamil, terutama mereka yang sudah makin dekat sama waktu persalinan. It’s not easy to experience all those things, seriously. Itulah kenapa wanita hamil cenderung lebih sensitif, dan untuk orang-orang yang berada disekitarnya pesanku cuma satu : be wise!

picture source : google.com

Step 1. Be her friend not her teacher!

Gak ada masalah sih kalo mau kasih saran-saran seputar kehamilan, terutama buat mereka yang sudah pernah hamil & melahirkan. Sharing itu menyenangkan kok, yang menyebalkan adalah ketika si pemberi saran ini mulai bertingkah seperti menggurui, atau bahkan menakut-nakuti. Misalkan gini, “Kalo hamil itu wajib lho minum susu hamil, kalo gak nanti anaknya bodoh.”. Ohh… please!!

Step 2. Stop calling her fat!

Sudah hukum alamnya kalo setiap wanita yang hamil otomatis bobot badan nya akan bertambah gemuk (artis-artis Hollywood juga begitu, kok). Actually, sedikit menjadi lebih gemuk itu gak terlalu jadi masalah buat para wanita hamil, masalahnya adalah ketika orang-orang mulai berkomentar menyindir atau bahkan seringkali dijadikan bahan bercandaan / lelucon mengenai kenaikkan berat badannya itu. Sekali dua kali mungkin lelucon ini masih terdengar lucu, tapi kalo keseringan diledek begini, siapa juga yang tahan? Komentar-komentar ini yang paling sering muncul, “Kok paha lo nambah gede sih?”, “Muka lo sekarang bulet ya!”, “Nambahan gendut aja!”. Seriously, it’s a sensitive issue for a woman!

Step 3. Don’t make a jokes about her pregnancy, mostly about the baby!

Jangan sekali-kali menjadikan kehamilan sebagai bahan untuk lelucon, apalagi objek leluconnya si bayi yang lagi dalam kandungan. Ouch! You’re just going to hurt her feeling.

Step 4. Don’t touch her pregnant belly too much!

Jangan terlalu sering memegang perut teman wanita yang sedang hamil. Kenyataannya gak semua orang merasa nyaman saat disentuh perutnya. Kalau bukan suami atau keluarga dekatnya, lebih baik hindari deh terlalu sering memegang perut hamilnya. Sesekali sih gak apa-apa kok, but if you touch her belly too oftenshe’s going to feel uncomfortable.

Step 5. Stop judging too much!

Ada sebagian wanita hamil yang benar-benar mengalami susah makan karena mual yang sangat  parah (Hiperemesis gravidarum) , sehingga berat badannya & baby tergolong rendah. Kebanyakkan keluarga disekitarnya cuma akan menyalahkan si wanita yang dianggap gak mau makan, padahal bukannya dia gak mau makan–tapi kenyataannya memang dia sulit untuk mencerna makanan karena mual-mualnya itu. Daripada sibuk menyalahkan dia, kenapa gak coba bantu cari solusi? Misalnya cari tau makanan apa yang cocok di perutnya, dan belikan makanan itu. Terlalu banyak menyalahkan atau berkomentar sinis cuma akan membuat si wanita hamil merasa stres & terpojok. Bantu dia untuk mengatasi keluhan selama kehamilan, she’ll be thankful for any support you gave to her.

Well, masa kehamilan sebenarnya banyak sisi menyenangkannya juga kok. Walaupun perjalanannya emang kadang gak mudah–but it’s still a precious experience, and pregnancy is definitely a gift from God. As her family or her friend, you just have to be more sensitive to a pregnant woman. Support her, and help her through her pregnancy days.🙂

♥♥♥

“A baby is something you carry inside you for nine months, in your arms for three years and in your heart till the day you die.” – Mary Mason.

♥♥♥

Write It here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s