Twilight Saga & Me

It’s been four years since the first time I watched the first movie, Twilight. Yeah, I know so many people hates this series, but I just don’t care! I love this series but if they hate this, so what?! That’s none of my bussiness! Kadang agak heran sih sama para haters itu, kok sibuk banget menjelekkan film-film Twilight. I mean, if you don’t like it, just don’t watch it—or ignore it! Don’t waste your energy to abuse this series. Percuma sih soalnya, mau dijelek-jelekkin seperti apapun, fansnya tetap banyak di seluruh dunia—and yes I’m one of those million fans of Twilight Saga🙂

Melalui blog ini, aku mau coba review semua buku dan film dari Twilight Saga Series yang sudah aku “lalap” habis berkali-kali. Hahahaha… yeaahh, saking tergila-gilanya sama Twilight Saga ini, semua novelnya selalu aku berulang-ulang, dan pssttttt…. semua filmnya juga sudah aku tonton berkali-kali baik itu di bioskop ataupun DVD! Sounds too much? Of course not! I’m a Twihard, remember.😀

—Twilight—

twilight

The Book…

Novel Twilight lebih berfokus kepada masa-masa Bella di sekolahnya, Forks High School. Detail mengenai Bella Swan—seperti kehidupan sekolahnya, teman-temannya, bahkan sifatnya lebih jelas di deskripsikan di buku daripada filmnya.

The Movie…

Kepopuleran Twilight Saga dimulai dari serial novelnya.  Sementara aku, awal mula suka film ini justru setelah menonton film pertamanya, Twilight. I don’t know how to describe it, but I fall in love with Twilight since the first time I saw it. I love the way Edward Cullen protect his love—Bella, and I love seeing the other side of Vampire.

twilight scene

Salah satu scene favorit aku adalah saat keluarga Cullen satu persatu masuk ke kafetaria dan dilihat Bella untuk pertama kalinya. Tapiii… scene paling aku suka itu saat keluarga Cullen dan Bella bermain bermain Baseball. Mungkin berkat background music nya Muse yang Black Hole, membuat scene baseball ini jadi terasa lebih keren. Aku juga suka scene saat Edward menahan mobil yang hampir menabrak bella, I think that was cool and romatic!

—New Moon—

newmoon

The Book…

I hate it so much when Edward leaves Bella! Sampe-sampe begitu selesai baca bagian dimana Edward pergi, aku langsung mengintip ke halaman-halaman berikutnya sekedar untuk cari di halaman berapa si Edward muncul lagi! Hahahaaa.. Silly me!

The Movie…

Filmnya gak terlalu jauh beda sama novelnya. Jadi gak terlalu banyak surprise yang aku temukan pas nonton film New Moon di bioskop. Malah ada beberapa cerita di novel yang aku harapkan ada di film malah gak muncul. Contohnya cerita saat Bella datang ke rumah Cullen yang sudah kosong dan cerita saat Bella, Edward dan Alice di pesawat saat perjalanan pulang dari Italy.

newmoon scene

Scene favorit aku tuh pas Bella lagi patah hati. I was cry at the first time I saw that scene. Aku juga suka sih additional scene dimana Edward bertarung sama Demetri di kerajaan Volturi, soalnya scene ini gak ada di novelnya, so it was a little surprise.

—Eclipse—

eclipse

The Book…

Eclipse satu-satunya novel Twilight Saga yang aku baca hanya sekali! Aku tuh benciii banget sama si Bella yang super plin-plan di buku ini. Tapi harus diakui sih, cara Stephenie Meyer “mengaduk-aduk” emosi pembaca tentang perasaan Bella terhadap Jacob di novel tuh cukup brilian. Maksudku, bagian awalnya dimana si Bella memukul Jacob yang menciumnya paksa, tapiii di akhir bagian malahan Bella yang minta dicium supaya Jacob gak ikut bertarung. The kissing details in the book between Bella & Jacob kinda broke my heart! Hahahaaa.. Yes, Edward.. I feel you!

The Movie…

Film Eclipse juga alurnya cukup ketebak bagi orang yang sudah membaca bukunya. But I love the movie better than the book!  Sayangnya detail adegan Edward saat melamar Bella, lebih baik dijelaskan di novelnya ketimbang di film.

eclipse scene

Scene paling aku suka di Eclipse adalah saat keluarga Cullen latihan bertarung, dan tentunya scene pertarungan antara keluarga Cullen dan Werewolf di gunung melawan Victoria serta para vampir baru. Oya, sesi Pidato Jesicca saat kelulusan juga cukup menghibur!🙂

—Breaking Dawn—

breakingdawn

The Book…

I love Breaking Dawn novel! Breaking Dawn yang super tebel itu adalah buku  yang paling sering aku baca berulang-ulang dari semua novel seri Twilight Saga yang ada. Soalnya si Bella mulai bisa menentukan pilihan dan gak lagi plin-plan. Aku juga suka bagian dimana Bella menjadi vampir dan memiliki kekuatan untuk melindungi timnya saat bertarung melawan Volturi. Bahkan lelucon yang dibuat oleh Emmett tentang kehidupan seks antara Bella & Edward setelah menjadi Vampir juga sangatmenghibur. Fyi, tokoh yang paling aku suka di keluarga Cullen selain Edward adalah Emmett—dengan selera humornya, Alice—dengan selera fashionnya, dan Carlisle—dengan sifat kebapakannya. Secara keseluruhan sih, detail cerita Breaking Dawn lebih lengkap dijabarkan di novel daripada filmnya. I think Breaking Dawn is the best compared to the other Twilight Saga books!

The Movie…

Breaking Dawn Part I

Pada film Breaking Dawn, sutradara mulai semakin pintar dalam mengembangkan cerita sehingga tampil sedikit berbeda dengan bukunya. Contohnya pada saat pesta pernikahan Bella & Edward, kalau di novel setting nya indoor—tepatnya di dalam kediaman keluarga Cullen. Sementara kalau di filmnya, setttingnya adalah outdoor—di depan kediaman keluarga Cullen. Tapi dekorasi weddingnya cantik sih,I love the decoration of the wedding, it’s magically beautiful!

breakingdawn partI

Scene favoritku di Breaking Dawn part I tentunya pada saat acara pernikahan dan honeymon. Cerita pada saat mereka honeymoon memang sedikit berbeda dengan yang dijabarkan di novel. Sesi bertarung antara Cullen dengan Wereworlf yang diselipkan sesaat setelah Bella dikira meninggal juga cukup mengejutkan karena gak ada di novelnya. However, this movie was romantic—but yeah…. the birth scene was pretty scary, but I love this movie😀

Breaking Dawn Part II

…Warning! Spoiler Alert!…

I LOVE THIS MOVIE SO MUCH!  Two Thumbs Up buat Bill Cordon! I never thought the ending will be suprised me in that way! Honestly, sempet emosiiiii banget pas adegan dimana Carlisle Cullen dibunuh sama si Volturi. Maklum, aku kan sudah baca novelnya, jadi scene itu benar-benar bikin aku syok setengah mati! Sesaat setelah adegan Carlisle dibunuh,aku langsung nyeseeeell udah suka sama serial Twilight Saga ini. Hahaha! Seekstrim itu deh saking gak relanya Carlisle dibunuh. He’s my favorite guy, remember? Ditambah lagi keluarga Werewolf yang “tumbang” satu persatu, puncaknya pas Jasper juga ikutan dibunuh dan Esme nyaris terbunuh! Gosh, aku gak rela banget tokoh-tokoh favoritku mati. Rasanya kepingin langsung keluar bioskop saat itu juga! Hahahaa😀

breakingdawn part2

Tapi ternyata letak perbedaan antara novel dengan film ini justru jadi letak kekuatan film ini. Endingnya yang mengejutkan itu sukses bikin para penonton— even buat mereka yang sudah baca novel Twilight Saga—cukup kaget dan agak emosi karena twist cerita menjelang endingnya. Yap, karena ternyata terbunuhnya keluarga Cullen HANYA ada di ramalan Alice APABILA Volturi berani menyerang. I think it’s an epic finale for Twilight Saga series! Love it!

Well, it’s a little bit sad for me because the series is over. However, I never fall in love with a movie—or books series in the way I love Twilight Saga. So thank you, Stephenie Meyer for made such an epic fantasy story that I will never forget for the rest of my life….

Write It here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s