The Day She was Born

Before leaving 2016, and while it’s still fresh in my memory, I really want to post this story-the day when our lil’ princess was born ♥

I should admit that we (well, mostly myself) were too excited and happy since the first day we knew that we are expecting a baby girl. She will complete us, our family. Aksesoris dan baju-baju bayi perempuan yang lucu-lucu itu akhirnya (akan) bisa aku beli! But, well.. aku berusaha untuk menjalankan kehamilan dengan sesantai mungkin, dan tetap menyiapkan mental bahwa hasil USG mungkin saja salah. Lucunya, mitos yang bilang bahwa ibu yang hamil bayi perempuan akan cenderung “centil” alias suka dandan itu 100% benar! Hal ini juga yang membuat aku sedikit lebih yakin kalau prediksi dokter kemungkinan besar akurat (well, anggap aja ini sebuah pembenaran :p).

Demi mempersiapkan persalinan yang lancar, sejak masuk trimester kedua aku mulai sesekali latihan yoga hamil ringan, dan baca ulang buku hypnobirthing. Begitu masuk trimester 3, mulai lebih intens yoga, ditambah latihan birthball, fitness hamil dan memperdalam metode hypnobirthing lewat buku dan CD. Sempet juga ikut kelas senam hamil di RS Mitra Keluarga Cibubur untuk latihan pernafasan persalinan nanti. These exercises was really help me going through the painful SPD (Symphisis Pubic Dysfunction alias nyeri area pubis), swollen feet, back-pain, and seriously refresh my pregnancy body.

photo-12-23-16-11-24-30-pm Photo: Birth ball, buku yoga + CD, CD pregnancy fitness, buku Hypnobirth

Braxton hix alias kontraksi palsu juga jadi “sahabat” sejak masuk trimester dua, dan makin dekat persalinan, si kontraksi palsu ini makin sering dan menjadi-jadi. At some point, aku sampe bingung ini kontraksi palsu atau asli sih? Soalnya rasanya makin mirip sama kontraksi asli, nyerinya sampai ke pinggang, panggul, rahim, cuma bedanya si kontraksi palsu ini akan hilang dengan sendirinya.

Begitu masuk 38 weeks, selain latihan-latihan di atas, aku tambahin lagi dosis dengan “induksi alami” setiap hari (well, you know what I mean :p). Di usia kandungan tepat 39 weeks, aku ikut kelas Yoga di Nujuh Bulan Studio Bintaro. Studio ini sangat recommended buat para expectant mom yang perlu bimbingan latihan yoga. Latihannya ringan tapi tepat sasaran, pelatih yoganya juga ramah dan bisa diajak konsultasi seputar yoga dan tips kehamilan. Sebaiknya sih join agak early ya, minimal setelah masuk 7 atau 8 bulan kehamilan.

photo-12-6-16-12-23-06-pm

Photo: Nujuh Bulan Studio, photo taken from the website

Setelah yoga, hari itu aku dan suami pergi ke IKEA. Selama di IKEA, kontraksi memang cukup terasa dan terus berulang dalam frekuensi yang ringan dan jarak yang agak jauh, Berhubung sudah akrab sama kontraksi palsu, I was assumed that that was just a braxton hix-not a real contraction, Herannya, pas udah malam dan dalam perjalan pulang, si kontraksi masih terus berulang. Akhirnya mulai aku hitung pakai aplikasi “Labor Signs Contraction Timer” di iPhone, dan ternyataaa kontraksi sudah rutin per 20 menit! Tapi aku masih cenderung santai dan bersiap dengan kemungkinan (masih) kontraksi palsu. Aplikasi ini sangat amat membantu aku selama menghitung waktu durasi kontraksi, jarak kontraksi, dan tingkat intensitas kontraksi. Ternyata semakin malam, kontraksi makin kuat dan jarak makin dekat! Yesss.. this is it. I remember that night I talked to hubby, “Get ready and prepare your stuff! She’s coming tomorrow!”. Yes I was that sure 🙂

screen696x696

Picture: Labor Signs Contraction Timer application 

Setelah semalaman gak tidur karena dealing sama kontraksi yang makin lama makin dekat dan kuat, begitu subuh si pak suami aku paksa bangun dan siap-siap ke RS, because I knew and pretty sure that our baby’s coming soon! Thanks to teknik pernafasan dan hypnobirthing yang aku pelajari, di kehamilan yang kedua ini aku lebih tenang dalam menghadapi kontraksi. Saking tenangnya, pas subuh itu aku sempet mandi, bahkan dandan dan BIKIN ALIS (ini penting banget deh serius! :p)! Woohoo, ternyata dealing sama kontraksi memang bisa jauh lebih mudah apabila dihadapi dengan positif dan relax 🙂

Sekitar jam 6 di rumah sakit langsung cek CTG dan memang kontraksi sudah kuat dan rutin per 5 menit. Surprisenya, pas di cek bukaan-Alhamdulillah udah bukaan 3! Yeay!

photo-12-21-16-2-29-50-pm

Photo: Mommy & her little guardian, Arfa 

Oya, kalau di RS Mitra Keluarga Cibubur, proses menunggu persalinan dilakukan di kamar rawat inap, begitu masuk bukaan 7 baru akan di pindah ke ruang bersalin. Selama proses menunggu itu, Arfa sangat amat setia menunggu mommy-nya. Alhamdulillah, proses bukaan juga cukup lancar, sekitar pukul 12 bukaan sudah hampir masuk 8, jadi sudah bisa pindah ke ruang bersalin. I remember exactly, my critical time was start from 12 pm! Maksudnya kritikal tuh, masa-masa dimana bukaan belum lengkap tapi keinginan untuk mengejan/push sudah sangat kuat, jadi ya masih harus di tahan keinginan untuk mengeluarkan si baby ini sampai bukaan 10/bukaan lengkap-and seriously that was the hardest part! Kontraksi memang sudah sangat kuat, per satu menit sekali! Untungnya sekitar jam 1an bukaan sudah lengkap dan dokter sudah datang ke ruang bersalin. Sesaat sebelum bersalin dilakukan detoks pengeluaran kotoran, dan terpaksa dilakukan pecah ketuban secara manual karena saat bukaan sudah lengkap, air ketuban masih utuh. And there she was, Alhamdulillah she was born exactly at 01.15 pm ♥:)

photo-12-10-16-11-32-12-pm

Photo: Top: IMD process, bottom: a few hours after delivery

Alhamdulillah di persalinan kedua ini akhirnya merasakan proses yang namanya IMD (Inisiasi Menyusui Dini) selama sejam, dan hubby juga dikasih kesempatan sama Obgyn kami untuk memotong tali pusar baby. Persalinan berlangsung sangat spontan alami, tanpa intervensi medis yang gak perlu. Dr Novi Gracia yang mendampingi kami sejak awal kehamilan sangat tenang, sabar, dan juga pintar mencairkan suasana dengan mengajak kami mengobrol dan bercanda selama proses persalinan, IMD, sampai pembersihan. Bahkan, kami sempat mengambil beberapa foto dan video bersama untuk mengabadikan proses IMD.

photo-12-29-16-6-44-58-pm

Photo: The very 1st time Arfa met his little sister

I would like to thank Allah for this precious gift, a beautiful and healthy little girl whom complete our family. Aku juga sangat bersyukur dengan proses persalinan kedua yang relatif lebih mudah dan lancar. So, thank you for Allah’s blessing, love and support from hubby, Arfa, family and of course… lots of thanks sent to yoga, birthball and hypnobirthing! 🙂

Sekedar share, dibawah ini perkiraan persalinan di RS Mitra Keluarga Cibubur tahun 2016:

RS MITRA KELUARGA CIBUBUR
NORMAL (Asumsi 2 hari perawatan, ALL IN)
2 12.5-14 JT
1 16-17 JT
VIP 21-23 JT
SVIP 25 JT
CAESAR (Asumsi 3 hari perawatan, ALL IN)
2 27-28 JT
1 34 JT
VIP 42 JT

Tabel di atas cuma perkiraan aja sih, aku ambil kelas 1 ternyata totalnya hanya 12.5 juta, Alhamdulillah banyak savingsnya. Untuk obgyn, I totally recommend Dr. Novi Gracia, SpOG. Selain detail setiap kali pengecekkan, Dr. Novi juga baik, mau jawab pertanyaan pasien dengan sabar, support persalinan normal & IMD, dan gak kalah pentingnya sangat ramah sama kakak Arfa. Arfa really loves Dr. Novi, just like us 🙂

photo-12-19-16-8-10-44-pm

Photo: Our family with Dr. Novi Gracia, SpOG,

By the way, welcome 2017, wishing a greater and better year ahead! 🙂 ♥

Write It here...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s